Mengenal Klon Kakao Unggul Anjuran Kementan

Print

https://cdn.shopify.com/s/files/1/0447/0453/files/Aduna_Super-Cacao_Pod_tree.jpg?4058143265145048995

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Kementerian Pertanian telah menganjurkan beberapa klon yang akan ditanam oleh petani. Hal itu tak terlepas dari preferensi karena keunggulan yang dimiliki klon tersebut. Klon-klon tersebut antara lain:

Pertama klon jenis ICCRI 03. ICCRI 03 memiliki potensi hasil 2,09 ton/ha dengan populasi 1.100 pohon/ha. Klon ini lebih tahan terhadap penyakit busuk buah dan agak tahan terhadap penyakit VSD dan Hama PBK.

Kedua yaitu ICCRI 04 dengan potensi hasil 2.06 ton/ha (populasi 1.100 pohon/ha). Untuk ketahanan penyakitnya sangat rentan terhadap penyakit VSD, agak rentan dengan hama PBK, dan tahan terhadap penyakit busuk buah.

Urutan ketiga jenis Scavina 6 (Sca 6) yang memiliki potensi hasil sebanyak 1,54ton/ha dengan populasi 1.100 pohon/ha. Scavina ini tahan terhadap penyakit busuk buah dan VSD, namun rentan terhadap hama PBK.

Keempat adalah Sulawesi 1 (Sul 1) dengan potensi hasil 1,8-2,5 ton/ha populasi 1.100 pohon/ha. Klon ini rentan dengan hama PBK, tahan VSD, dan agak tahan terhadap penyakit busuk buah.

Yang terakhir yaitu Sulawesi 2 (Sul 2) memiliki potensi hasil 1,8-2,75 ton/ha populasi 1.100 pohon/ha. Sul 2 agak tahan terhadap semua penyakit termasuk busuk buah, VSD, dan hama PBK.