• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday873
mod_vvisit_counterYesterday1027
mod_vvisit_counterThis week6605
mod_vvisit_counterLast week7981
mod_vvisit_counterThis month25123
mod_vvisit_counterLast month24275
mod_vvisit_counterAll days726337

We have: 13 guests online
Your IP: 23.20.20.52
 , 
Today: Jan 25, 2022

Pemupukan Menentukan Kualitas Biji Kakao

PDF Print

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Ternyata tidak hanya fermentasi yang menentukan kualitas biji kakao. Namun juga pengelolaan kebun termasuk hal yang mempengeruhi, khususnya pemupukan.

Menurut Cahyo, peneliti di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, dengan pemberian pupuk yang sesuai kebutuhan tanaman kakao maka bisa diperoleh biji berukuran besar.

“ Pabrik umumnya mengharapkan mendapatkan biji dengan standar 100 biji per 100 gram. Jika memenuhi standar tersebut, biasanya pabrik akan memberikan harga premium”, jelasnya.

Karena jika ukuran biji kecil-kecil maka akan menurunkan efisiensi pengolahan, karena akan lebih banyak bahan sisa dari pada hasil yang diharapkan dalam bentuk lemak atau tepung coklat.

“Hanya, kendalanya, umumnya petani kakao jarang melakukan pemupukan dalam jumlah dan kandungan unsur yang tepat”, jelasnya. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan dana untuk membeli pupuk. Selain itu sebagian besar petani tidak menganggap bahwa pemupukan bukan hal yang penting. Selama tanaman masih tumbuh sehat dan menghasilkan buah, maka pertanaman dirasa masih cukup baik oleh petani.

“Tapi semua itu pada akhirnya berdampak pada kualitas biji kakao masyarakat”, tandas Cahyo (HS).

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish