• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday446
mod_vvisit_counterYesterday412
mod_vvisit_counterThis week858
mod_vvisit_counterLast week4490
mod_vvisit_counterThis month14625
mod_vvisit_counterLast month19555
mod_vvisit_counterAll days139544

We have: 15 guests online
Your IP: 18.206.16.123
 , 
Today: Sep 22, 2019

Tiga Cara Mengurangi Serangan Penggerek Buah Kakao

PDF 

http://www.pestnet.org/fact_sheets/assets/image/cocoa_pod_borer_175/screen_shot_20140924_at_4_42_07_pm.jpg

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Penggerak buah kakao (PBK) merupakan hama utama pada tanaman kakao. Konon hama ini dapat mengakibatkan 40 persen kehilangan hasil di tingkat petani. Setidaknya ada 3 teknik pengendaliannya yang hingga saat ini direkomendasikan oleh para pakar kakao untuk mengurangi serangan PBK.

Panen sering. Dengan memanen buah secara serentak dan teratur maka dapat mengendalikan hama PBK pada fase Larva. Pasalnya hama PBK meletakkan telurnya pada umur buah 3–4 bulan, dan kebanyakan imago meletakkan telurnya pada umur 3,5 hari sementara umur telur sekitar 3–7 hari kemudian menetas langsung menggerek masuk ke dalam buah, dan umur larva dalam buah sekitar 14–18 hari. Pada kondisi demikian larva masih sebagian besar berada dalam buah sampai masak awal. Tentunya para pekebun diharapkan tidak memanen buah pada masak awal maka larva PBK juga akan ikut terpanen.

Pemangkasan. Konon induk PBK dan tidak bisa terbang jauh. Dengan pemangkasan yang baik, cahaya matahari menembus hingga ke bagian tanaman. Sirkulasi udara baik serta air hujan juga dapat masuk ke bagian tanaman lainnya. Sebaiknya lakukan pemangkasan secara rutin dana tur tinggi tanaman agar tidak lebih dari 4 m, sehingga tanaman dengan lebih mudah ditangani. Hanya saja, banyak petani yang tidak melakukan pemangkasan secara rutin sehingga akhirnya kebunnya menjadi hutan kakao dan menjadi sarang ideal bagi PBK.

Sanitasi. Ukuran larva si penggerek sangat kecil dan sulit dilihat dengan mata biasa, sekitar 12 mm. Konon pada saat pembelahan buah, larva ini banyak yang terikut di kulit buah dan placenta. Dengan melakukan sanitasi yang baik yaitu membenamkan kulit buah hasil panen, maka PBK pada fase larva dan juga kepompong (pupa) yang terikut pada kulit buah akan dapat dibasmi.

Pemupukan. Dengan melakukan pemupukan terhadap tanaman kakao diharapkan akan meningkatkan produksi buah. Dengan jumlah buah yang banyak maka akan terjadi pengaruh pengenceran, sehingga persentase tingkat serangan akan tampak rendah. Sebaiknya gunakan pupuk dengan formula yang sesuai dengan kondisi tanah dan tanaman.

Sementara metoda lainnya adalah dengan sarungisasi yang membuat induk PBK tidak bisa meletakkan telurnya pada permukaan buah. Penggunaan feromon untuk menangkap seranggap PBK serta menggunakan bahan tanam yang memiliki ketahanan terhadap PBK.

 

Add comment


Security code
Refresh

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish