• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday213
mod_vvisit_counterYesterday443
mod_vvisit_counterThis week656
mod_vvisit_counterLast week4662
mod_vvisit_counterThis month11188
mod_vvisit_counterLast month46373
mod_vvisit_counterAll days702620

We have: 19 guests online
Your IP: 54.224.2.123
 , 
Today: Jul 16, 2018

Dari Provokator Klonal Menjadi Wakil Kakao di Pertemuan Internasional

PDF 

BANDAR LAMPUNG-KAKAO INDONESIA. Berawal dari upaya kecil, petani kakao lampung ini akhirnya berhak mewakili Indonesia pada pertemuan global pada Fourth World Cocoa Conference (WWC4) di Berlin, Jerman, bulan April mendatang.

Pasca mengikuti pelatihan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Riswanto yang biasa dipanggil Aris Alfi tertarik untuk mengembangan kakao klonal di kampung halamannya, Kabupaten Lampung Timur. Ia mulai melakukan aksinya sejak Nopember 2016 seluas 1,5 ha.

Ilmu yang ia peroleh di Pusat Penelitian kemudia coba diterapkan pada masyarakat secara luas. Klon yang ia introduksi adalah Sulawesi 1, Sulawesi 2 dan MCC 02 yang sudah digunakan secara luas di Sulawesi. Ternyata kebun-kebun yang ia kembangkan baik dengan sambung samping atau sambung pucuk memberikan hasil yang menggembirakan. Tidak sampai 1 tahun kebun-kebuh hasil rehabilitasi memberikan hasil yang menjanjikan.


Pada tahun 2017 daerah binaannya meluas hingga 5 ha. Lalu dengan hasil yang nyata, produksi 1 – 2 ton, masyarakat semakin antusiasi sehingga pada 2018 wilayah binaannya telah mencapai 20 ha dan tersebar di 3 kecamatan.

“Motivasi awal saya hanyalah bagaimana menggairahkan penanaman kakao di kampung saya. Dengan mengajarkan teknologi klonalisasi, petani akhirnya bersemangat mengembangkan kakao setelah melihat hasil dari kebun-kebun yang kami kembangkan”, jelas Aris.

Terkait pengelolaan kebun, Aris mengaku menerapkan SOP yang ia modifikasi. Seperti hal pemupukan. Ia mengajarkan untuk memupuk sering dengan jumlah sedikit-sedikit. “Filosifinya adalah memberikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Lalu pupuk tersebut dilarutkan ke dalam air kemudian disiramkan ke tanaman. Tujuannya agar bisa segera diserap”, jelasnya. Melalui SOP yang diajarkan petani binaannya sukses mengembangkan kebun kakao berproduksi tinggi.

Tidak heran melalui kiprahnya mendorong pengembangan kakao, yang hebatnya secara swadaya,  Dewan Kakao Indonesia akhirnya mendaulat Riswanto sebagai wakil petani Indonesia pada pertemuan global di Berlin, Jerman. Terkait penunjukkan tersebut Aris merasa terkejut dan ia merasa bahwa ini adalah sebuah tanggung jawab yang besar.

Ia berharap perkebunan kakao tetap berkembang di Indonesia di tengah-tengah berbagai isu miring terkait masalah serangan hama dan penyakit, fluktuasi harga dan tata niaga kakao yang kadang belum memberikan kesejahteraan bagi petani.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish