• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday202
mod_vvisit_counterYesterday918
mod_vvisit_counterThis week6721
mod_vvisit_counterLast week10394
mod_vvisit_counterThis month6721
mod_vvisit_counterLast month30043
mod_vvisit_counterAll days180866

We have: 16 guests online
Your IP: 3.228.220.31
 , 
Today: Aug 07, 2020

Penurunan Ekspor Indonesia Memacu Kakao Filipina

PDF Print

JAKARTA-KAKAO INDONESIA, Penurunan ekspor Indonesia akibat penerapan BK dan penurunan produksi akibat anomali iklim. Hal tersebut meningkatkan permintaan biji kakao ke Asia Tenggaran lainnya, salah satunya adalah Filipina.

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, pada bulan Juni 2013 pengiriman biji kakao dari Sulawesi mencapai titik terendah dalam 9 bulan ini karena seluruhnya terserap oleh industri dalam negeri. Kondisi memberikan tekanan terhadap industri pengolahan biji kakao di negara lain, khususnya Malaysia.

Menurut Edward David, President CocoaPhil, Yayasan Kakao Filipina “ Agen-agen dari industri kakao global sedang menjelajah di sini. Penurunan supply dari Indonesia mendorong mereka mencari alternatif penyediaan biji kakao di Filipina dan Vietnam.

The CocoaPhil memperkirakan produksi Filipina mencapai 10,000 MT tahun 2012 yang lalu. Berdasarkan road map yang dikeluarkan pemerintah, pada tahun 2020 ditargetkan produksi kakao Filipina mencapai 100,000 MT. Untuk mencapai ini menurut David, petani harus menanam 50 juta pohon untuk mencapai 100,000 MT dalam tahun.

Hanya masalah yang dihadapi saat ini adalah bahwa petani di negara Asia Tenggara tersebut belum mendapatkan harga yang menarik dari perdagangan kakao.

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish