• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday809
mod_vvisit_counterYesterday1027
mod_vvisit_counterThis week6541
mod_vvisit_counterLast week7981
mod_vvisit_counterThis month25059
mod_vvisit_counterLast month24275
mod_vvisit_counterAll days726273

We have: 10 guests online
Your IP: 23.20.20.52
 , 
Today: Jan 25, 2022

Rahasia Petani Kakao Menjual Harga Menarik

PDF 

 

https://storage.googleapis.com/finansialku_media/wordpress_media/2017/12/Marketplace-Pertanian-01-Petani-Indonesia-Finansialku.jpg

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Saat ini banyak petani kakao yang mengeluh harga penjualan kakao tidak mampu menutup biaya pemeliharaan kebun. Seorang pemilik kebun seluas 1 ha dengan produksi 400 kg/ha/tahun hanya bisa memasarkan seharga Rp. 25.000 atau setara dengan Rp. 10 juta setahun. Jelas bukan pendapatan yang menarik, sementara pemeliharaan per tahun membutuhkan biaya Rp. 5 juta sampai dengan Rp. 8 juta.

Lalu di tempat lain ada petani yang mampu memasarkan biji kakaonya hingga Rp. 50 ribu dengan pendapatan ratusan juta setiap tahunnya. Artinya petani kakao menjadi sejahtera adalah hal yang tidak mustahil.

Ada beberapa tips agar petani kakao bisa sejahtera

Pertama, petani harus tergabung ke dalam koperasi. Mengapa petani sulit memasarkan dengan harga yang menarik, karena umumnya menjual secara individual, misalnya 10 kg atau maksimal 100 kg sekali panen. Jelas kuantitas demikian tidak menarik bagi pabrik untuk melakukan pembelian langsung dan memilih membeli dari tengkulak. Bayangkan jika ada koperasi yang mampu mengelola produksi biji kakao hingga 1000 ton dari kebun seluas 1000 ha, maka jelas pabrik akan berminat bekerjasama. Sebagai gambaran, saat harga di pabrik mencapai Rp. 35.000,-/kg di tengkulak hanya sebesar Rp. 25.000,-. Jelas terdapat keuntungan jika memasarkan langsung ke pabrik. Koperasi tersebut harus berfungsi dengan baik, baik sebagai fasilitator penyediaan pupuk kepada petani, pembina dan pembelian hasil kebun dalam bentuk biji basah dan melakukan pengolahan secara kolektif. Pendapatan lebih dari penjualan biji kering dikembalikan ke petani dalam bentuk simpanan.

Kedua, selain memasarkan ke pabrikan, koperasi kakao juga menjualkan biji kakao terbaik ke industri artisan di atas harga pasar. Sebagai gambar penjualan di Pod Chocolate Bali bisa mencapai Rp. 45.000 sd Rp. 50.000,-. Sehingga petani bisa mendapatkan peningkatkan pendapatan dari penjualan kakao premium.

Ketiga, mengembangkan model intercropping. Sebaiknya petani memanfaatkan fungsi lahan dan pekarangan. Misalnya dengan menanam kelapa sebagai penaung, atau memanfaatkan lahan pinggir kebun dengan kelor atau sereh wangi. Lalu petani bisa menanam vanili atau kelapa genjah di pekarangan serta mengembangkan perikanan atau ternak. Sehingga petani bisa memperoleh lebih dari satu pendapatan.

Keempat, opsi ini bisa dikembangkan untuk kebun kakao yang berada dekat dengan kota atau objek wisata dengan mengembangkan kampung kakao. Dimana masyarakat bisa berkunjung ke kebun dan melakukan panen serta melihat proses pengolahan biji kakao. Koperasi kakao dapat mengembangkan agrowisata, kafé cokelat dan gerai oleh-oleh yang menjual produk-produk berbahan cokelat. Pengalaman di Kampung Cokelat Blitar pendapatan setiap bulannya bisa mencapai milyaran rupiah.

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish