• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday521
mod_vvisit_counterYesterday1622
mod_vvisit_counterThis week2143
mod_vvisit_counterLast week8824
mod_vvisit_counterThis month20528
mod_vvisit_counterLast month27558
mod_vvisit_counterAll days349163

We have: 16 guests online
Your IP: 3.232.96.22
 , 
Today: Jan 18, 2021

Konsumen Tuntut Regulasi Lindungi Petani Kakao

PDF 

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Negara-negara konsumen kakao terbesar dunia diminta untuk membuat aturan yang mengenakan sanksi terhadap perusahaan pelaku penggundulan hutan dan pelanggaran hak asasi manusia dalam rantai pasok mereka.

Seruan untuk menelurkan regulasi baru berisi sanksi ini diutarakan dalam laporan terbaru Cocoa Barometer yang terbit pada Selasa (29/12/2020). Cocoa Barometer merupakan sebuah laporan penting mengenai sektor kakao yang terbit setiap dua tahun sekali.

Aturan baru tersebut dinilai sangat perlu guna mengakhiri kemiskinan, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), dan penggundulan hutan di sektor industri kakao. Seruan untuk membuat aturan tersebut muncul setelah selama dua dekade terakhir penindakan atas hal-hal tersebut dilakukan secara sukarela dan tidak berdampak signifikan.

“Setelah 20 tahun hanya menjadi retorika semata, tantangan di lapangan tetaplah besar seperti sedia kala. Kemiskinan tetap menjadi kenyataan sehari-hari bagi hampir seluruh keluarga petani kakao di Afrika Barat, pekerja anak tetap marak, serta hutan tua terus dibuka untuk produksi kakao, ”ujar laporan tersebut seperti dikutip dari Reuters, Rabu (6/1/2021)

Laporan ini terbit setelah Otoritas dari Pantai Gading dan Ghana membatalkan skema keberlanjutan kakao di negara mereka. Sebelumnya, skema ini dijalankan oleh pembuat pabrik cokelat asal Amerika Serikat, Hershey. Kedua negara ini menuduh perusahaan tersebut berusaha untuk menghindari pembayaran premi kakao yang bertujuan untuk memerangi kemiskinan petani.

Untuk menanggapi hal tersebut, Hershey berkata bahwa mereka telah sepenuhnya berpartisipasi dalam skema untuk membayar para petani Afrika Barat dengan upah yang layak dan akan tetap melanjutkannya.

Namun banyak pihak optimistis perubahan bisa terjadi. Pasalnya, banyak perusahaan yang meminta adanya aturan ini. Saat ini, Uni Eropa  tengah merancang regulasi terkait hal ini. Sementara Pantai Gading dan Ghana telah berjanji untuk menjamin adanya upah yang layak bagi para petani.

Seperti diketahui, negara-negara Afrika Barat, yang menghasilkan dua pertiga dari kakao dunia, telah memperkenalkan premi kakao sebesar US$400 per ton untuk meningkatkan pendapatan petani.

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish