• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday611
mod_vvisit_counterYesterday814
mod_vvisit_counterThis week611
mod_vvisit_counterLast week6481
mod_vvisit_counterThis month16880
mod_vvisit_counterLast month27618
mod_vvisit_counterAll days257276

We have: 16 guests online
Your IP: 34.204.183.113
 , 
Today: Feb 22, 2020

Rahasia Sukses Berbisnis Kakao

PDF 

https://www.worldatlas.com/r/w1200-h701-c1200x701/upload/60/f6/64/shutterstock-528647230.jpg

JAKARTA-KAKAO INDONESIA. Banyak orang beranggapan bahwa bisnis kakao saat ini tidak lagi menarik. Namun faktanya kebutuhan bahan baku kakao cenderung meningkat setiap tahunnya. Kondisi bisnis kakao yang kurang menguntungkan di tingkat petani lebih karena persoalan tata niaga daripada persoalan fondasi bisnis.

Kecenderungan yang terjadi petani sesungguhnya tidak benar-benar berbisnis kakao. Mereka umumnya menjual biji kakaonya melalui pengepul yang sesungguhnya bukan pengguna akhir. Sementara buyer dari biji kakao sesungguhnya sangat beragam, mulai industri makanan, café cokelat, pembuat kosmetik hingga rumah tangga yang mengolah sendiri biji kakao.

Jadi untuk memanfaatkan pasar kakao, yang sebenarnya bisnis yang menggiurkan, maka petani harus melakukan pengembangan bisnisnya dengan cara cerdas.

Pertama, mulai dari pengenalan pasar. Sebagian besar petani tidak mengetahui biji kakao yang ia hasilkan diolah menjadi apa, siapa yang membutuhkan dan seperti preferensi yang dibutuhkan. Mereka hanya mengetahui pasar dari persepsi pedagang yang lebih mengejar kuantitas daripada mutu. Jadi sebelum Anda berkebun kakao ada baiknya kenali calon pembeli dan pengguna akhir biji kakao, seperti apa mutu yang dibutuhkan dan kuantitas minimal untuk sekali penerimaan. Jika dimungkinkan sebelum Anda melakukan ekspansi pembangunan kebun Anda terlebih dahulu mengikat kerjasama pembelian dengan perusahaan offtaker.

Kedua, kembangkan kelembagaan ekonomi seperti koperasi atau BUMDES. Keberadaan lembaga tersebut berfungsi melakukan transaksi dengan buyer, mengikat kerjasama dengan perbankkan, atau penyelesaian pembayaran pajak hal yang sangat diperhatikan perusahaan mitra saat melakukan tranksasi dagang. Badan usaha tersebut nantinya juga berfungsi mengumpulkan hasil kebun petani sebelum dikirim ke pembeli.

Ketiga, promosikan produk Anda melalui media sosial, berbagai layanan toko online, website. Lalu sampaikan informasi secara detail tidak kuantitas tapi juga mutu seperti kandungan lemak, cita rasa, termasuk cerita tentang latar belakang budaya, dari petani yang memproduksi biji kakao.

 

Add comment


Security code
Refresh

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish