• KAKAO INDONESIA merupakan pusat informasi dan jejaring pertama di Indonesia, yang fokus pada komoditas kakao. KAKAO INDONESIA didukung para pakar, praktisi, pabrikan kakao yang ada di Indonesia. Melalui layanan yang disediakan, para pekebun kakao diharapkan bisa mendapatkan informasi teraktual, dan terhubung dengan para pakar kakao terbaik di Indonesia.

    OFFICE: Jl. Duta III no. 11, Pondok Duta I, Cimanggis Jawa Barat. (CALL CANTRE: 085395459624. Email: kakaoindonesia1@gmail.com)

  • Kakao Indonesia menyediakan informasi tentang klon-klon kakao terbaik dan sumber bahan tanam kakao bermutu. Melalui layanan ini, para pekebun kakao di seluruh Indonesia diharapkan bisa memperoleh bahan tanam unggu

     

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkini terkait budidaya kakao. Kami juga siap membantu pekebun kakao yang ingin terhubung dengan praktisi atau para-para ahli kakao terbaik di Indonesia, melalui layanan konsultasi atau pelatihan

    .

  • KAKAO INDONESIA menyediakan informasi terkait pengolahan biji kakao dan pemasaran. Kami juga siap membantu pekebun, kelompok tani, atau GAPOKTAN yang ingin memasok biji kakaonya secara langsung ke "pabrik pengolahan" untuk jumlah besar, dan kepada pemasok besar untuk jumlah yang terbatas. Melalui layanan ini diharapkan para kebun bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik.

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday140
mod_vvisit_counterYesterday335
mod_vvisit_counterThis week3751
mod_vvisit_counterLast week4786
mod_vvisit_counterThis month903
mod_vvisit_counterLast month22843
mod_vvisit_counterAll days145005

We have: 7 guests online
Your IP: 3.235.22.104
 , 
Today: Jul 03, 2020

Irwan Ibrahim, Coklatpreneur asal Pidie Jaya

PDF 

PIDIE JAYA-KAKAO INDONESIA. Siapa bilang petani kakao tidak bisa membuat coklat? Terbukti seorang petani kakao di Kabupaten Pidei Jaya, Propinsi NAD, memiliki gerai yang menjual produk-produk coklat olahannya sendiri. Tepatnya di Jalan Banda Aceh Medan km 138, di Kecamatan Bandar Baru.

Irwan Ibrahim, pemilik toko Socolatte yang juga menjual produk coklat dengan merek yang sama, memulai usahanya sejak tahun Maret 2010. Kala itu ia dibimbing seorang pakar coklat dari Jepang."Banyak orang menganggap ide membangun pengolahan coklat, tidak rasional", kenangnya.

Faktanya, usahanya tersebut masih bertahan hingga ini dan gerainya tidak pernah sepi pengunjung. “Mereka yang singgah di sini, bahkan, tidak semuanya berasal dari Aceh, juga dari luar Aceh yang kebetulan melwati jalan lintas Sumatera tersebut”.

 

Irwan Ibrahim, Coklatpreneur  asal Aceh

Di gerainya tersebut, selain membeli produk coklat, para menikmati dapat langsung layaknya sebuah café. Sehingga sering dijadikan tempat persinggahan.

Produk-yang ia jual antara lain powder, coklat batangan, agar-agar, kue bronis maupun minuman. Kele bihan coklat buatannya, selain rasanya tidak kalah dengan produk buatan luar negeri, juga bermanfaat bagi kesehatan. Karena kandungan coklatnya 60 persen, dan menggunakan butter asal kakao dan bukan berasal dari sawit, yang merupakan salah satu kriteria coklat berkualitas tinggi.

Menariknya, bahan bakunya diolah dari biji kakao asal kebunnya sendiri, maupun para petani di wilayah Pidie Jaya. Dan bukan dari bubuk coklat, seperti umumnya cafe-café coklat yang ada di kota-kota besar.

“Biji kakao saya olah menjadi bubuk coklat dan minyak nabati di unit pengolahan saya. Selanjutkan saya pakai untuk membuat produk olahan”, jelasnya. Lalu ia menunjuk ke arah gedung dengan luas 70 m2, tepat dibelakang gerainya, yang merupakan tempat pengolahan biji kakao. Dari 1 kg biji kakao, kata anggota Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI) tersebut, bisa dihasilkan 4,5 ons tepung coklat dan 3,5 ons minyak coklat. (HS)

 

 

Call Kakao Indonesia 

+6285395459624

+6285395459624 (WA)

kakaoindonesia1@gmail.com

versi

English French German Italian Portuguese Russian Spanish